Beranda » Artikel Blog » Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Diposting pada 11 November 2020 oleh admin | Dilihat: 52 kali

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran yang paling populer dan sering digunakan masyarakat. Praktis, mudah, banyak promo dan cashback membuat keuangan bisa jadi lebih hemat selama bijak menggunakannya.

Beberapa tahun terakhir, transaksi online sudah jadi hal yang biasa dilakukan. Dari mana saja dan kapan saja, cukup bermodalkan gadget dan koneksi internet, kita bisa membeli barang yang kita inginkan. Walaupun begitu, tanpa proses temu muka itulah kita jadi harus lebih waspada. Gak sedikit penipuan yang terjadi karena kita menaruh kepercayaan pada orang yang belum pernah kita temui, untuk barang yang belum kita lihat secara langsung.

Apalagi saat ingin belanja dalam jumlah besar tapi uangnya masih kurang, atau lagi kepepet gaji sudah habis, kartu kredit bisa menjadi penyelamat untuk tetap bisa belanja kebutuhan hidup dan gaya hidup.

Tak dipungkiri adanya beragam benefit tersebut membuat banyak pengguna kartu kredit menjadikannya sebagai alat pembayaran utama. Namun, dibalik beragam manfaat transaksi cashless, pengguna kartu kredit sering menjadi incaran penipuan online.

Tidak sedikit kasus penipuan kartu kredit terjadi. Modusnya beragam, seperti modus minta data transaksi dan info pembayaran kartu kredit. Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Jadi kini Anda harus waspada, kalau semisal ada telepon yang mengatasnamakan bank/fintech menghubungi Anda duluan dan minta data-data pribadi (termasuk data transaksi terkini) itu adalah penipuan.

Oleh sebab itu, kita perlu memiliki pengetahuan yang cukup tentang modus penipuan maupun cara-cara menjaga data-data pribadi yang sifatnya rahasia. Data-data pribadi tersebut seperti foto selfie KTP, NPWP, nomor kartu kredit, nomor CVV (card verification value), kode OTP (one time password), nama ibu kandung, dll.

1. Tidak Memberikan Informasi Transaksi Terakhir Kartu Kredit |Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Jangan mudah percaya ketika dihubungi oleh penelpon tidak dikenal lalu mengaku dari pihak bank, fintech, provider telepon seluler, OJK (Otoritas Jasa Keuangan) ataupun Bank Indonesia.

Umumnya modus via telepon ini sering dilakukan. Penipu akan menanyakan transaksi terakhir kartu kredit Anda seolah-olah mereka adalah dari pihak resmi. Mereka akan mengatakan memerlukan data Anda untuk keperluan update/ pembaruan sistem agar kartu kredit tidak terblokir.

Selain itu jebakan lainnya adalah iming-iming hadiah atau situasi darurat palsu seperti pembayaran gagal dan sebagainya. Jelas, hal ini merupakan penipuan phishing dengan teknik social engineering via telepon.

Nah, itu dia beberapa rekomendasi Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment yang cocok untuk kamu. Untuk koleksi lainnya kalian bisa lihat di website GrosiranSolo.Com yuk.

Barang yang kami tawarkan berkualitas import asli, dengan bahan yang terbaik juga. Harga relative lebih murah, karena kami melakukan impor sendiri.

2. Pembayaran menggunakan Kode Verifikasi, Kode OTP dan Nomor Kartu Korban | Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Penipuan siber dengan memanfaatkan kode pengguna akun uang elektronik, mengintai para pengguna cashless society. Modus penipuan siber yang kini marak dengan menggunakan kode OTP atau one time password milik pelanggan ojek daring tanpa disadari oleh korban. Akibatnya belasan juta rupiah dana di rekening digital korban turut raib.

Penipuan berkedok pembeli di online shop masih kerap terjadi. Biasanya si penipu ini menyamar menjadi pembeli yang mengaku sangat tertarik dengan barang jualan calon korban.

Mengutip laman resmi bca.co.id biasanya penipu akan membayar menggunakan OneKlik dan dia meminta nomor kartu ATM calon korban dan kode OTP akan terkirim via SMS ke nomor Hp calon korban.

Para pelaku ini biasanya mengincar calon korban yang merupakan nasabah BCA namun belum memahami produk OneKlik. Sehingga calon korban tidak aware akan pentingnya menjaga kerahasiaan data pribadi perbankan.

Padahal OneKlik bukanlah metode transfer, melainkan metode pembayaran melalui aplikasi merchant, misalnya kamu beli barang di Blibli.com, atau top-up saldo Gopay, pembayarannya langsung di dalam aplikasi merchant. Jadi tidak ada jenis pembayaran dengan metode transfer antar perorangan menggunakan OneKlik.

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Kemudian jangan pernah memberitahukan nomor kartu ATM dan kode OTP kepada siapapun, sekalipun yang mengaku dari Lembaga resmi atau dari calon pembeli online. Nomor kartu ATM dan kode OTP itu termasuk data pribadi kamu yang harus kamu jaga ya guys, tidak boleh diberikan kepada siapapun dengan alasan apapun. Apalagi yang namanya transfer, tidak ada jenis pembayaran transfer dengan meminta nomor kartu ATM dan kode OTP. Itu pasti modus penipu!

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Selain itu, pelaku penipuan dapat pula menggunakan aplikasi chat yang yang akunnya sudah dikuasai untuk melakukan penipuan hingga pemerasan.
Sambil berkomunikasi, pelaku melakukan transaksi di situs belanja online. Saat transaksi itu akan dikirimkan OTP. Saat itulah pelaku meminta nomor OTP untuk menguras uang korban.

Berbagai kartu ATM biasanya menampilkan deretan nomor di bagian depan yang sering diabaikan orang begitu saja.

Padahal, nyatanya 16 digit angka tersebut memiliki makna tersendiri dan jangan sampai dikepoin orang lain.

Dari pada penasaran, inilah penjelasannya.

Kartu ATM memiliki jenis tertentu, misalnya Visa, Master Card atau ATM Bersama yang mengusung algoritma sistem Luhn (kombinasi matematika yang memiliki formula khusus).

3. Penipuan di Online Shop | Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Yang ini juga lagi ramai. Beberapa penjual online shop (olshop) hampir kena tipu oleh pelaku yang berpura-pura sebagai calon pembeli.

Modus penipuannya menggunakan WA chat atau aplikasi chatting lainnya.

Pelaku chat ke pemilik olshop berpura-pura hendak membayar melalui transfer, dan dia meminta nomor kartu ATM. Ujung-ujungnya pasti minta kode OTP.

Setelah kamu masuk ke dalam perangkap tipu daya mereka, maka habis sudah uang di rekening kamu!

Gimana cara menghadapi tipu muslihat mereka? | Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Jangan ladenin ya kalau ada SMS atau telpon yang nawarin iming-iming hadiah, bonus, point reward atau apapun. Soalnya yang mereka incar itu pasti tujuannya meminta data nomor kartu ATM kamu buat didaftarin.

Mereka juga pasti ngincer kode OTP (One Time Password ) alias PIN dinamis sekali pakai, nomor verifikasi, kode otentikasi, dll, yang dikirim via SMS ke HP kamu.

Supaya kamu ngasih kode OTP, mereka menyebut OTP dengan istilah kode Promo, kode Bonus atau apapun supaya kamu tertipu.

Kode OTP ini ibarat jadi benteng terakhir dompet digital / rekening kamu.  Begitu mereka mendapatkan nomor kartu ATM dan kode OTP, maka habis sudah uang di rekening kamu.

INGAT! Jangan share nomor kartu ATM dan kode OTP kamu ke siapapun, sekalipun yang mengaku pihak bank / operator ojol / lembaga apapun.

Untuk rekomendasi Sepatu Baru lainnya langsung saja kunjungi laman GrosiranSolo.Com atau langsung ke Toko Grosiran Solo : Jalan Palur Bekonang KM 1, Jatimalang, Joho, Kec. Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57554.

Soo… Tunggu apa lagi ? Buruan Gabung dan Raup Rejekimu Sebanyak-banyaknya. Kami tunggu kedatangan anda Disini.

Untuk rekomendasi lainnya langsung saja kunjungi laman GrosiranSolo.Com atau langsung ke Toko Grosiran Solo : Jalan Palur Bekonang KM 1, Jatimalang, Joho, Kec. Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah 57554.

Semua Barang Grosir tersedia di Grosiran SoloSepatu AnakSepatu PriaSepatu WanitaTas AnakTas PriaTas WanitaMainan EdukasiJam Tangan Pria , Jam Tangan Wanita,

Grosiran Solo Gudang Fashion Murah Tenan.
Grosiran Solo juga menerima Jasa Import Barang skala besar mulai 1 kubik/cbm hingga beberapa kontainer, dengan tempo / jangka waktu pengiriman 4 – 5 Minggu. Jadi bagi anda yang ingin impor langsung juga bisa kami layani APAPUN BARANG YANG INGIN ANDA IMPOR BISA KITA LAYANI. Anda cukup duduk manis barang sudah sampai ditempat anda. anda tidak usah bingung menghitung pajak dan ongkir, semuanya sudah kita yang hitungkan sekaligus. Sekali lagi, anda cukup duduk manis sambil ngopi dan barang anda akan datang dengan sendirinya dirumah. Tunggu apalagi, manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

Alamat Gudang Grosiran Solo berada di Jalan Palur-Bekonang Km 1, Joho, Mojolaban, Sukoharjo, Solo Jawa Tengah. Sesuai Google Map

Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment | Grosiran Solo

Komentar dinonaktifkan: Waspada Penipuan Transaksi Via Online Payment

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
STOK HABIS
Sling Bag Satchel Model Vintage

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Sling Bag Satchel Model Vintage Rp 124.900
Habis / GST1207
Rp 124.900
Habis / GST1207
Jeruji Sangkar Burung 2.5 mm 100 Pcs Asli Import Termurah

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Jeruji Sangkar Burung 2.5 mm 100 Pcs Asli Import Termurah Rp 130.000
Pre Order
Rp 130.000
Pre Order
Reel Pancing Import Model AC 2000 – 7000

*Pemesanan dapat langsung menghubungi kontak di bawah ini:

Reel Pancing Grosiran Solo *Mulai Rp 117.000
Pre Order / GSR119
*Mulai Rp 117.000
Pre Order / GSR119
SIDEBAR

Legalitas Perusahaan

PT. MAHA KARYA DIGITAL

NIB : 0220306891541.

SIUP : 0220306891541.

NPWP : 92.129.548.1-532.000.

SKM : AHU-0033005.AH.01.01.2019.

Alamat

Toko sekaligus Gudang Grosiran Solo berada di Jl. Palur-Bekonang KM 1, Jatimalang RT 01/01. Joho, Mojolaban, Sukoharjo, Solo Jawa Tengah 57554

Customer Service
WA/ Telegram : 081 666 4505